Tips Membuat Fan Clip


Seringkali para pengguna Heatsink and Fan (HSF) dengan single fan merasa kurang puas dengan performanya. Untuk meningkatkan kemampuan pendinginan umumnya mereka menambahkan satu fan lagi sehingga membentuk konfigurasi push-pull dimana satu fan menghembuskan udara ke heatsink (push) dan fan kedua menyedot udara dari heatsink (pull). Berikut ini adalah tips dari Ozel alias Waroq, seorang modder profesional tentang bagaimana membuat fan clip untuk dapat menambahkan fan kedua pada HSF.

 

Alat2 yang diperlukan:

1. Kawat Baja putih (seperti paperclip)

2. Fan clip asli bawaan HSF untuk cetakan.

3. Tang Ujung lancip kecil 2 buah.

4. Gunting.

5. Isolasi.

Cara Pembuatan :

1. Ambil  kawat baja dan clip original yang akan dijadikan cetakan,  Potong kawat secukupnya sepanjang fan clip original, lebih baik agak dilebihkan panjangnya.

2. Tempelkan  fan clip original dan kawat yang akan dijadikan fan clip tambahan.  Isolasi secukupnya, jangan terlalu kencang, agar memberikan ruang gerak  saat kawat ditekuk dan diputar. Isolasi dapat dilakukan mulai bagian tengah dahulu.

3. Setelah keduanya menempel, lakukan penekukan. Caranya : Ikuti bentuk tekukan dari  fan clip original. Lakukan penekukan secara cepat dan tiba-tiba. Tehnik ini akan mempengaruhi siku  tekuk. Jika ditekuk perlahan siku tekukan kurang tajam alias agak melengkung. Saat ditekuk usahakan untuk selalu mendekati  tekukan fan clip original. Setelah di tekuk, luruskan dan ikuti alur dari  fan clip original.

4. HSF yang digunakan memiliki tekungan melengkung setelah tekukan sisi lurus di atas. Untuk membuat tekukan melengkung, isolasi terlebih dahulu tekukan sisi lurus yang telah dibuat sebelumnya. Harap diperhatikan tekukan sisi lurus sebelum diisolasi harus benar-benar sejajar dgn tekukan sisi lurus fan clip originalnya.   Pengisolasian pada bagian ini harus kencang dan kuat (berbeda dengan isolasi tahap awal).

5.Lalu ikuti tekukan melengkung di fan clip original. Bisa juga menggunakan mal/cetakan berbentuk bulat seperti pangkal obeng, atau leher botol. Namun tetap saja harus menggunakan obeng dan tangan ujung-ujungnya.

6.Lakukan tekukan perlahan dan kontinyu bergeser sedikit demi sedikit..mengikuti bentuk lengkungan fan clip orginal. Ikuti terus bentuk lengkungan hingga menjadi seperti gambar. Ingat tekukan dilakukan perlahan, tidak cepat dan tiba-tiba seperti saat membuat tekukan sisi.

 

7. Setelah lengkungan rapi dan sejajar bentuk dan ukurannya dengan fan clip original, lanjutkan pengerjaan ke bagian pegangan fan. Pada bagian ini akan lebih menantang karena jarak yang rapat dan kawat baja akan terasa sangat keras saat ditekuk. Sebaiknya gunakan dua buah tang lancip kecil. Yang satu untuk menahan, yang satu lagi untuk menekuk . Cara penekukan dilakukan secara tiba-tiba dan cepat seperti cara pertama.

8.Lanjutkan pengerjaan di sisi lainnya, dengan cara pengerjaan yang sama. Namun sebelumnya semua bagian yang telah ditekuk diisolasi dengan kuat agar tidak bergeser dari cetakan/  fan clip original.

  1. Jika semua bagian telah selesai ditekuk, lakukan tes presisi dengan mendirikan clip yang telah dibuat sejajar dengan clip asli. Jika clip sudah presisi dan sama, clip dapat berdiri tegak dan tidak terjatuh. Jika clip belum presisi, maka tidak akan dapat berdiri tegak. Jika dapat berdiri umumnya akan miring. Cari bagian yang membuat clip tidak presisi, biasanya pada bagian lengkungan. Lakukan tekukan dan finishing. Lakukan juga tes presisi clip dengan cara meletakkannya semua di meja (posisi tidur).

Jika clip tidak presisi terlihat ada bagian yang tidak menempel di meja atau ada yang tidak lurus. Cari bagian tersebut, biasanya di ujung tekukan fan. Lakukan finishing dengan menekuknya perlahan agar sama seperti clip original. Lakukan berulang-ulang beberapa kali hingga benar-benar persis sama. Setelah selesai dapat langsung digunakan dengan menambah fan tambahan.

Bagaimana ? Mudah bukan ?

Selamat mencoba !